Monday, June 2, 2008

Puisi: Ibarat Jalur Bendera


Putaran roda takhta planet biru
sama saja
dengan jalur-jalur bendera
merah dan putih silih berganti

Setiap umat ada hari binasanya
sama saja
dengan jalur-jalur bendera
merah dan putih silih berganti

Seluruh umat ada hari binasanya
sama saja dengan jalur-jalur bendera
di atasnya angin
di bawahnya udara
sebelumnya tiada
selepasnya hampa

Asal dan sudah
milik-Mu Tuhan

No comments:

Anda mungkin meminati:

Related Posts with Thumbnails